Samarinda – Panitia Eduhealth Pharmuhita menyelenggarakan kegiatan Eduhealth Pharmuhita Twee pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Panti Asuhan Ruhamaa, mulai pukul 09.30 hingga 11.30 WITA. Mengusung tema “Menumbuhkan Kepedulian dan Kesadaran Kesehatan Sejak Dini Melalui Eduhealth Bersama Mahasiswa”, kegiatan ini diikuti oleh 29 peserta, terdiri dari 28 anak panti asuhan dan satu orang pengasuh panti.

Kegiatan diawali dengan sambutan-sambutan dari perwakilan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) serta Presiden BEM STIKSAM Muchlis Amriullah bersama Wakil Presiden BEM, yang turut hadir mendampingi jalannya acara. Perwakilan DPM STIKSAM dalam sambutannya menyampaikan dukungan terhadap kegiatan ini dan mengingatkan bahwa kepedulian sosial adalah bagian penting dari peran mahasiswa.

“DPM mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Semoga edukasi yang dibagikan hari ini bisa menjadi bekal bagi adik-adik di panti untuk menjaga kesehatan, dan semoga kebersamaan antara mahasiswa dan keluarga besar panti terus terjalin dengan baik.”

Disusul sambutan dari Presiden BEM STIKSAM Muchlis Amriullah yang menyampaikan apresiasi kepada panitia dan pihak panti asuhan, sekaligus menegaskan pentingnya mahasiswa hadir langsung di tengah masyarakat.

“Mahasiswa kesehatan punya tanggung jawab untuk berbagi ilmu, bukan hanya di dalam kampus, tetapi juga kepada mereka yang membutuhkan. Kegiatan seperti ini mengajarkan kami bahwa kepedulian dimulai dari hal-hal sederhana, seperti mengajak adik-adik di sini mengenali dan mencegah penyakit sejak dini.”

Kehadiran para pengurus organisasi kemahasiswaan ini menunjukkan dukungan terhadap kegiatan pengabdian yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di sekitar kampus.

Acara inti berupa sosialisasi dan edukasi kesehatan tentang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), meliputi pengertian ISPA, penyebab, gejala, hingga cara pencegahannya. Materi disampaikan dengan pendekatan yang sederhana dan interaktif agar mudah dipahami anak-anak, dilengkapi dengan praktik langsung sehingga para peserta tidak hanya mendengar, tetapi juga mencoba menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam keseharian mereka. Suasana berlangsung hangat dan penuh antusias, terlihat dari semangat anak-anak panti dalam mengikuti setiap sesi.

Sebagai bentuk kebersamaan, panitia membagikan souvenir kepada para peserta dan menyerahkan sertifikat apresiasi kepada Panti Asuhan Ruhamaa atas sambutan hangat dan kerja samanya dalam menyukseskan kegiatan ini. Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa dan seluruh penghuni panti.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan dua tujuan utama, yaitu menumbuhkan empati dan kepedulian sosial mahasiswa terhadap sesama, khususnya anak-anak panti asuhan, serta mempererat tali silaturahmi antarorganisasi sosial. Melalui Eduhealth Pharmuhita Twee, mahasiswa STIKSAM menegaskan bahwa ilmu kesehatan yang dipelajari di bangku kuliah dapat langsung dibagikan untuk membangun kesadaran hidup sehat sejak usia dini.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Edukasi pencegahan ISPA kepada anak-anak panti mendukung SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), yakni memastikan kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi semua usia. Pemberian edukasi dan pengetahuan kesehatan kepada kelompok yang membutuhkan juga berkontribusi pada SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), sementara kolaborasi antara mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, dan panti asuhan mencerminkan semangat SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Berita Lainnya

STIKSAM

Berkemajuan, Inovatif, Tangguh dan Gemilang (BINTANG)

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Jalan Abdul Wahab Syahrani No. 226 Kota Samarinda, Kalimantan Timur, 75242

Telp: 0811 5576 817

Lokasi

Sosial Media

© Copyright STIKSAM 2023