Samarinda – Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda (STIKSAM) menyelenggarakan Workshop Pengembangan Ormawa melalui Program PPK Ormawa untuk Mewujudkan Organisasi yang Berdampak. Kegiatan bertema “Satu Visi, Satu Aksi: Memperkuat Sinergi Ormawa untuk Organisasi yang Lebih Berdampak” ini berlangsung pada Minggu, 25 Oktober 2026, pukul 09.00–15.00 WITA di Agrowisata Kebun Desa Samarinda. Workshop diikuti oleh 131 peserta secara luring dari Ormawa dan UKM STIKSAM, dengan tujuan meningkatkan kapasitas mereka dalam merancang dan melaksanakan program pemberdayaan masyarakat yang berdampak melalui skema PPK Ormawa.

Kegiatan diawali dengan registrasi, dilanjutkan pembukaan, pembacaan doa, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars STIKSAM. Setelah laporan Ketua Panitia, acara berlanjut dengan sambutan Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIKSAM. Peserta kemudian mengikuti dua sesi materi, yakni PPK Ormawa dan sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT), yang diselingi ice breaking. Usai ISHOMA, suasana kebersamaan dilanjutkan melalui permainan kelompok yang mempererat kerja sama antarperwakilan Ormawa. Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada kelompok pemenang dan sesi dokumentasi.

Workshop ini dihadiri oleh Assoc. Prof. Dr. Supomo, S.Si., M.Si, Ketua STIKSAM sekaligus narasumber utama; Apt. Heri Wijaya, S.Farm., M.Si., Ph.D, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIKSAM; Alfiana Dwi Puspita, S.Farm., M.Si, narasumber pendamping yang membawakan sosialisasi PPKPT; serta Ameliora Dwi Astani, S.Gz., M.Gz., Kepala Program Studi S1 Gizi.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Apt. Heri Wijaya, S.Farm., M.Si., Ph.D, menegaskan arah pengembangan Ormawa. “Organisasi yang kuat bukan hanya organisasi yang aktif berkegiatan, tetapi organisasi yang mampu memberikan dampak nyata. Mari jadikan PPK Ormawa dan Penguatan Ormawa sebagai langkah untuk membangun organisasi mahasiswa yang berkualitas dan berdaya guna.”

Pada sesi pertama, narasumber utama Assoc. Prof. Dr. Supomo, S.Si., M.Si mengajak mahasiswa memandang PPK Ormawa lebih dari sekadar program kegiatan. “PPK Ormawa bukan sekadar program untuk menjalankan kegiatan organisasi, tetapi menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide, meningkatkan kapasitas organisasi, serta menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu mengubah gagasan menjadi aksi nyata yang berkelanjutan,” ujarnya.

Pada sesi kedua, Alfiana Dwi Puspita, S.Farm., M.Si menyampaikan sosialisasi PPKPT. “Pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi merupakan upaya penting dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan nyaman bagi seluruh civitas akademika. Melalui pemahaman mengenai bentuk-bentuk kekerasan, langkah pencegahan, serta mekanisme pelaporan dan penanganan yang tepat, diharapkan mahasiswa dapat menjadi bagian dari terciptanya budaya kampus yang saling menghormati, peduli, dan bebas dari kekerasan,” tuturnya.

Kegiatan ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Penguatan kapasitas Ormawa mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) karena mahasiswa belajar merancang program, memimpin, dan mengelola organisasi. Dorongan untuk menghasilkan program pemberdayaan masyarakat yang inovatif dan berkelanjutan sejalan dengan SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan). Sosialisasi PPKPT berkontribusi pada SDG 5 (Kesetaraan Gender) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui upaya menghadirkan kampus yang aman dan bebas kekerasan. Semangat “Satu Visi, Satu Aksi” yang mempertemukan berbagai Ormawa juga mencerminkan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Ketua Panitia, Putri Nadzwa Assyfa Rizqy berharap kegiatan ini menjadi bekal bagi peserta. “Semoga kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memperkuat kepemimpinan, kerja sama, dan pengelolaan organisasi, serta mendorong lahirnya program kerja yang inovatif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi kampus maupun masyarakat.” Melalui workshop ini, STIKSAM menegaskan komitmennya mencetak mahasiswa yang berdaya, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.

Berita Lainnya

STIKSAM

Berkemajuan, Inovatif, Tangguh dan Gemilang (BINTANG)

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Jalan Abdul Wahab Syahrani No. 226 Kota Samarinda, Kalimantan Timur, 75242

Telp: 0811 5576 817

Lokasi

Sosial Media

© Copyright STIKSAM 2023