Sinergi Akademik: STIKSAM dan Farmasi USU Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Penelitian

Medan – Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) menerima kunjungan dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samudra (STIKSAM) dalam rangka implementasi Memorandum of Agreement (MoA) yang telah ditandatangani sebelumnya (4 Agustus 2026). Pertemuan yang berlangsung di lingkungan Farmasi USU ini difokuskan pada penguatan tridharma perguruan tinggi, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kedua institusi sepakat untuk memperluas cakupan kerja sama yang selama ini telah berjalan, dengan menyoroti berbagai peluang baru yang dapat dikembangkan secara bersama.

Rombongan STIKSAM yang dipimpin langsung oleh Ketua STIKSAM, apt. Supomo, S.Si, M.Si. Turut serta dalam delegasi tersebut adalah Ketua Badan Penjaminan Mutu (BPM) Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul, M.Sc., Ketua Prodi Profesi Apoteker Dr. apt. Triswanto Sentat, M.Farm.Klin, Sekretaris Prodi S1 Farmasi apt. Novi Milasari, M.Farm., serta Sekretaris Prodi D3 Farmasi apt. Ghina Adhila, M.Farm.

Kegiatan kunjungan STIKSAM disambut oleh Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Khairunnisa sebagai dekan, didampingi oleh Dr. apt. Dadang Irfan Husori, Dr. apt. Aminah Dalimunthe, Dr. apt. Henny Sri Wahyuni, M.Si. serta sejumlah katua dan sekretaris prodi. Salah satu poin utama yang diangkat adalah rencana pengembangan bidang farmasi veteriner oleh Farmasi USU, yang dinilai sebagai terobosan penting mengingat kebutuhan tenaga apoteker di sektor peternakan dan kesehatan hewan semakin meningkat. Selain itu, saat ini Farmasi USU mengelola empat program studi, mulai dari jenjang S1, Magister, Doktor, hingga Program Profesi Apoteker.

Ke depan, STIKSAM dan USU berencana menghadirkan kuliah pakar untuk mahasiswa S1 serta membentuk grup komunikasi khusus guna mempermudah koordinasi akademik antar kedua institusi.

Dalam ranah penelitian dan pengabdian, kedua pihak membahas peluang kolaborasi melalui skema RKI (Riset Kolaborasi Indonesia) yang dapat melibatkan pihak swasta sebagai mitra pendanaan. Selain itu, program PMDSU (Program Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul) turut menjadi perhatian, di mana empat dosen dari STIKSAM telah diajukan untuk mengikuti program tersebut. Diskusi juga mencakup peningkatan kapasitas dosen dalam penulisan artikel ilmiah dan capaian Indeks Kinerja Utama (IKU) yang menjadi target bersama.

Pembaruan MoA menjadi agenda krusial mengingat dokumen kerja sama saat ini telah dinyatakan berakhir (ED). Kedua institusi sepakat untuk memperbarui naskah MoA dengan menambahkan poin-poin baru, terutama yang berkaitan dengan keterlibatan mahasiswa pascasarjana dalam program pertukaran riset dan bimbingan bersama. Hal ini diharapkan dapat memperluas akses mahasiswa tingkat lanjut untuk mendapatkan pengalaman akademik yang lebih komprehensif di kedua institusi.

Topik paling mendalam dalam pertemuan tersebut adalah pengelolaan Praktik Kerja Profesi termasuk Monitoring pelaksanaan PKPA juga menjadi perhatian serius.

“Setiap mahasiswa diwajibkan melakukan minimal delapan kali pertemuan dengan dosen pembimbing, baik secara tatap muka maupun melalui daring. Selain itu, mahasiswa harus mengisi logbook yang memuat capaian pembelajaran (CPL) secara spesifik, serta melaporkan ketercapaian CPL melalui tautan yang akan dipantau oleh dosen internal”.

Monitoring ke lokasi luar pulau akan diintegrasikan dengan kegiatan lain demi efisiensi anggaran, dan setiap wahana diharuskan melaporkan jika terjadi kendala selama masa praktik.

Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen kuat untuk segera menindaklanjuti seluruh poin kerja sama demi tercapainya mutu pendidikan farmasi yang unggul dan berdaya saing (Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul, M.Sc).

Berita Lainnya

STIKSAM

Berkemajuan, Inovatif, Tangguh dan Gemilang (BINTANG)

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Jalan Abdul Wahab Syahrani No. 226 Kota Samarinda, Kalimantan Timur, 75242

Telp: 0811 5576 817

Lokasi

Sosial Media

© Copyright STIKSAM 2023