Mahasiswa STIKSAM Tembus Pendanaan PKM 2026, Inovasi Tabir Surya dari Kulit Alpukat dan Lidah Buaya

Samarinda – Tiga mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda (STIKSAM) kembali mengharumkan nama kampus di tingkat nasional. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Eksakta (PKM-RE) 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI), tim ini berhasil meraih pendanaan riset untuk proyek inovatif di bidang farmasi dan teknologi skincare.

Penelitian yang mereka usung berjudul “Inovasi Alpucare Photoprotective Nanoemulgel: Sinergi Antioksidan Kulit Alpukat dan Lidah Buaya sebagai Tabir Surya” ini menggali potensi limbah kulit buah alpukat yang dikombinasikan dengan lidah buaya sebagai bahan aktif tabir surya yang mampu melindungi kulit dari paparan sinar UV matahari.

Keunggulan penelitian ini terletak pada pemanfaatan teknologi SNEDDS (Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System), yaitu sistem penghantaran zat aktif modern yang dirancang untuk meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas senyawa lipofilik. Dengan teknologi ini, formulasi nanoemulgel yang dihasilkan terbukti stabil, memiliki penetrasi yang baik, dan efektif sebagai tabir surya alami.

Selain memberikan perlindungan UV, Alpucare juga menawarkan manfaat ganda sebagai antioksidan, pelembab, dan antiinflamasi — tanpa efek samping yang biasa ditemukan pada bahan sintetis. Lebih dari itu, penelitian ini turut berkontribusi pada pengurangan limbah organik kulit alpukat serta menghasilkan produk kosmetik yang bersifat biodegradable dan ramah lingkungan.

Tim di balik inovasi ini terdiri dari Muchlis Amriullah dan Kaela Prislian dari Program Studi S1 Farmasi, serta Leila Marlisa dari Program Studi D3 Farmasi, dengan Muchlis bertindak sebagai ketua tim. Ketiganya dibimbing oleh Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul, S.Farm, M.Sc, dosen sekaligus peneliti STIKSAM yang telah aktif mendampingi berbagai karya ilmiah mahasiswa.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa STIKSAM tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang relevan dan berdampak bagi masyarakat. Pencapaian ini sekaligus menegaskan bahwa sinergi antara mahasiswa dan dosen pembimbing menjadi kunci lahirnya generasi ilmuwan yang kompeten dan berdaya saing di tingkat nasional.

Tentang PKM

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu program unggulan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Program ini bertujuan untuk mendorong kreativitas, inovasi, dan kontribusi nyata mahasiswa terhadap pemecahan permasalahan di masyarakat. (apt. Heri Wijaya, S.Farm., M.Si., Ph.D.)

Berita Lainnya

STIKSAM

Berkemajuan, Inovatif, Tangguh dan Gemilang (BINTANG)

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Jalan Abdul Wahab Syahrani No. 226 Kota Samarinda, Kalimantan Timur, 75242

Telp: 0811 5576 817

Lokasi

Sosial Media

© Copyright STIKSAM 2023