Samarinda – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) S1 Farmasi STIKSAM...
Samarinda – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) S1 Farmasi STIKSAM menyelenggarakan kegiatan Herbapreneur pada Sabtu, 18 Oktober 2026, di Jl. Teratai, Gg. Hijrah, RT.20, Kelurahan Loa Buah, Samarinda, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti oleh 22 peserta dari kalangan ibu-ibu Dasawisma Gelatik RT.20 Loa Buah dan penjual jamu setempat, dan menjadi wujud nyata peran mahasiswa farmasi dalam memberdayakan masyarakat melalui ilmu kefarmasian.
Mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Jamu Tradisional, Minyak Aromaterapi, dan Perhitungan Harga Pokok Produksi sebagai Upaya Pengembangan UMKM Berbasis Herbal”, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari STIKSAM, yaitu apt. Reksi Sundu, M.Sc., Ketua Program Studi S1 Farmasi, dan apt. Ghina Adhila, M.Farm., yang memandu jalannya pelatihan bersama para mahasiswa.
Rangkaian kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusias. Setelah sesi sambutan dan pretest untuk mengukur pengetahuan awal peserta, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang jamu flu batuk, minyak aromaterapi, dan perhitungan modal usaha. Sesi praktik menjadi momen paling meriah, di mana peserta langsung mempraktikkan pembuatan es kunyit squash, jamu flu batuk, dan minyak aromaterapi secara langsung dengan bimbingan mahasiswa dan narasumber. Kegiatan ditutup dengan posttest, sesi foto bersama, dan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta.
Gubernur HMP S1 Farmasi, Ainun Mardia, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa farmasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat di sekitar kampus.
“Herbapreneur lahir dari keyakinan kami bahwa ilmu farmasi tidak boleh hanya hidup di dalam kelas. Tanaman herbal yang selama ini ada di sekitar masyarakat memiliki potensi luar biasa — kami hadir untuk membantu mengolah potensi itu menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi bagi keluarga.”
Ketua Panitia, Muhammad Nersi Aldrian, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kehidupan ekonomi peserta.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya sebagai pelatihan satu hari. Kami ingin ibu-ibu di sini dapat memahami cara membuat produk herbal yang aman dan berkualitas, sekaligus memahami perhitungan HPP agar mampu menentukan harga jual yang tepat dan mengembangkan usaha jamu dan aromaterapi mereka secara mandiri dan berkelanjutan.”
Kegiatan Herbapreneur ini menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa S1 Farmasi STIKSAM tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga aktif berkontribusi nyata bagi masyarakat, seiring dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Samarinda – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) S1 Farmasi STIKSAM...
Samarinda – Kementerian Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa BEM STIKSAM bekerja...
Samarinda – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) S1 Farmasi Sekolah...
Samarinda – Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) STIKSAM menyelenggarakan Seminar...
Jalan Abdul Wahab Syahrani No. 226 Kota Samarinda, Kalimantan Timur, 75242
Telp: 0811 5576 817
Email: [email protected]