Hari Kesehatan Nasional (HKN) berlangsung pada tanggal 12 November setiap tahunnya. HKN Tahun 2019 ini adalah HKN yang ke-55 dengan tema “Generasi Sehat, Indonesia Unggul”

Hari Kesehatan Nasional sendiri bertujuan untuk mengajak masyarakat agar memiliki budaya hidup sehat dan meninggalkan kebiasaan atau perilaku yang kurang sehat. Peringatan HKN biasanya disambut dengan beragam rangkaian kegiatan kesehatan baik di pusat maupun daerah.

Pada peringatan hari kesehatan Nasional kali ini, telah di adakan acara Jalan Sehat Bersama Dinas Kesehatan pemprov Kaltim, yang diadakan di Gor Sempaja bersama gubernur Kaltim. Yang dilaksanakan Pada hari minggu 24 November 2019. Yang turut di meriahkan pula dengan berbagai hiburan seperti tari-tarian, pembagian doorprize, serta diselangi dengan pembagian hadiah lomba yang di laksanakan di dinas kesehatan pada tanggal 14-15 November 2019. Serta di lanjutkan dengan hiburan-hiburan lainnya.

Pada tanggal 14-15 November 2019 peringatan hari kesehatan nasional diadakan di dinas kesehatan kota Samarinda, berupa lomba-lomba seru, dalam kegiatan lomba tersebut Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda mengirimkan beberapa mahasiswa/i nya untuk turut serta berpartisipasi dan memeriahkan acara tersebut, lomba-lomba yang diadakan meliputi lomba Tarik Tambang, lomba Enggrang, lomba Balap Karung, serta lomba Bakiak yang di bagi menjadi 2 tim yaitu putra dan putri.

Pada perlombaan tersebut mahasiswa/i dari STIKSAM yang turut serta dalam lomba berhasil memenangkan beberapa perlombaan diantaranya:

Juara 1 Tarik Tambang Putra        Juara 2 Tarik Tambang Putri
Juara 2 Enggrang Putri                    Juara 1 Balap Karung putra
Juara 1 Bakiak putra                         Juara 3 Bakiak putri

Semoga dengan Momentum Hari Kesehatan Nasional ke-55 ini sebagai pengingat publik bahwa derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya akan terwujud, apabila semua komponen bangsa, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, swasta berperan serta dalam upaya kesehatan, dengan lebih memprioritaskan promotif-preventif dan semakin menggalakkan serta melembagakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), tanpa mengabaikan kuratif-rehabilitatif.